assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
AHLAN WA SAHLAN
Dari Ibnu Abbas rodhiallohu ‘anhu dari Rasulullah sholallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda menyampaikan apa yang diterimanya dari Tuhannya Alloh ‘azza wa jalla. Dia berfirman, “Sesungguhnya Alloh mencatat semua amal kebaikan dan keburukan”. Kemudian Dia menjelaskan. “Maka barang siapa telah berniat untuk berbuat suatu kebaikan, tetapi tidak melakukannya, maka Alloh mencatatnya sebagai satu amal kebaikan. Jika ia berniat baik lalu ia melakukannya, maka Alloh mencatatnya berupa sepuluh kebaikan sampai tujuh ratus kali lipat, bahkan masih dilipatgandakan lagi. Dan barang siapa berniat amal keburukan namun tidak melakukannya, Alloh akan mencatatnya sebagai amal kebaikan yang utuh, dan bila ia berniat dan melakukannya, maka Alloh mencatatnya sebagai satu amal keburukan.”
(HR. Bukhori dan Muslim dalam kedua kitab Shahih-nya dengan redaksi tersebut)
Kamis, 24 Apr 08 11:15 WIB
Warga sipil Palestina kembali menjadi korban penembakan membabi-buta yang dilakukan tentara Zionis-Israel. Kali ini korbannya lima remaja Palestina yang ditembak sepasukan tentara Zionis-Israel dekat Betlehem.
Kelima remaja tersebut adalah Walid Rizq (15), Ahmad Muhaisin (18), Isma'il Shadhily (18), Muhammad Iraqi (15), dan Abdullah Afandi (13). Menurut saksi mata, kelima remaja tersebut melempari jeep tentara Zionis yang tengah lewat dengan batu, namun lemparan batu itu langsung disambut dengan rentetan senjata api yang disemburkan dari dalam jeep. Akibatnya para remaja yang berasal dari kamp pengungsian Deheisha itu menderita luka di beberapa bagian tubuhnya.
Perisiwa tersebut merupakan hal yang terjadi setiap hari di Palestina. Bahkan tak jarang, anak-anak kecil Palestina yang tengah bermain pasir tiba-tiba diterjang peluru Israel. Bahkan dalam sejumlah peristiwa, banyak bayi-bayi Palestina yang menemui ajal ditembak sniper Israel. Semua kebrutalan dan kejahatan Zionis-Israel ini tidak akan pernah diliput oleh media-media besar dunia yang memang dikuasai oleh jaringan Zionis.
Sumber: www.eramuslim.com
0 Comments:
Post a Comment