assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

AHLAN WA SAHLAN

Dari Ibnu Abbas rodhiallohu ‘anhu dari Rasulullah sholallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda menyampaikan apa yang diterimanya dari Tuhannya Alloh ‘azza wa jalla. Dia berfirman, “Sesungguhnya Alloh mencatat semua amal kebaikan dan keburukan”. Kemudian Dia menjelaskan. “Maka barang siapa telah berniat untuk berbuat suatu kebaikan, tetapi tidak melakukannya, maka Alloh mencatatnya sebagai satu amal kebaikan. Jika ia berniat baik lalu ia melakukannya, maka Alloh mencatatnya berupa sepuluh kebaikan sampai tujuh ratus kali lipat, bahkan masih dilipatgandakan lagi. Dan barang siapa berniat amal keburukan namun tidak melakukannya, Alloh akan mencatatnya sebagai amal kebaikan yang utuh, dan bila ia berniat dan melakukannya, maka Alloh mencatatnya sebagai satu amal keburukan.”
(HR. Bukhori dan Muslim dalam kedua kitab Shahih-nya dengan redaksi tersebut)

Rabu, 9 Apr 08 16:20 WIB

Sebuah inisiatif baru muncul dari masyarakat Belanda yang menolak pelecehan agama Islam, dua buah perguruan tinggi di Belanda, kini menyediakan ruangan khusus mushalla untuk para mahasiswa Muslim

Sekitar satu pekan lalu, harian Belanda menyebutkan ada tiga orang Belanda yang masuk Islam justru setelah menyaksikan film Fitna, karya Wilders. Selain itu, diberitakan juga bahwa sejumlah kantor di Amsterdam menyaksikan bagaimana ribuan orang Belanda membeli Mushaf Al-Quran terjemahan bahasa Belanda atau mengunuduhnya dalam bentuk e book lewat internet.

Pengurus Universitas Groningen dan Maastricht, di Belanda saat menerima kunjungan Menteri Pendidikan Perguran Tinggi Saudi mengatakan, bahwa mereka sangat menghormati agama-agama. Para petinggi kampus menyayangkan diedarkannya film "Fitna" dan menyatakan menolak film tersebut karena telah memperburuk imej tentang Islam. Ketika itulah, mereka menyatakan akan menyediakan ruangan khusus di lantai paling atas gedung universitas mereka, sebagi mushalla untuk para mahasiswa Muslim.

Dubes Saudi di Belanda memuji sikap yang dilakukan pengelola dua kampus itu. Karena sebelumya, umat Islam di Belanda, khususnya para mahasiswa kerap mengeluh karena kesulitan mendapatkan tempat untuk melakukan shalat Jum’at. Dan kini, mereka sudah bisa menggelarnya di kampus masing-masing.

Sumber: www.eramuslim.com

0 Comments:

Post a Comment